Kursi Makan Jepara Masih Menjadi Pilihan Utama Produk Furniture Indonesia
Membicarakan furnitur berkualitas tinggi di Indonesia tentu tidak bisa lepas dari Kursi Makan Jepara. Terkenal hingga mancanegara, kursi makan asal "Kota Ukir" ini bukan sekadar tempat duduk, melainkan simbol prestise dan seni tradisi yang tak lekang oleh waktu.
Berikut adalah ulasan mendalam mengapa kursi makan jepara tetap menjadi pilihan utama untuk mempercantik ruang makan Anda.
Mengapa Kursi Makan Jepara Begitu Istimewa?
Ada beberapa alasan utama mengapa produk dari Jepara memiliki nilai lebih dibandingkan furnitur pabrikan massal:
1. Material Kayu Jati Pilihan
Mayoritas kursi makan Jepara menggunakan kayu jati (Tectona grandis) kualitas TPK (Perhutani). Kayu ini mengandung minyak alami yang membuatnya sangat awet, tahan terhadap rayap, dan tidak mudah melengkung meski digunakan selama puluhan tahun.
2. Seni Ukir yang Khas
Inilah identitas utamanya. Pengrajin Jepara memiliki ketelatenan luar biasa dalam memahat motif. Mulai dari motif Majapahit yang penuh detail hingga motif bunga-bungaan yang luwes, setiap kursi adalah karya seni tangan (handmade).
3. Konstruksi Kuat
Berbeda dengan furnitur bongkar pasang (knockdown), kursi makan Jepara biasanya dirakit dengan sistem pen dan lubang (mortise and tenon) yang diperkuat lem kayu berkualitas. Hal ini membuat struktur kursi sangat kokoh dan tidak mudah goyang.
Tren Model Kursi Makan Jepara Saat Ini
Meskipun identik dengan gaya klasik, pengrajin Jepara terus berinovasi mengikuti selera pasar modern:
1. Model Klasik Mewah
Memiliki oranamen ukiran yang rumit dengan perpaduan finishing emas/silver, menggunakan jok kain bludru.Biasanya digunakan untuk ruang makan formal & luas.
Mempunyai garis tegas, menghindari ornamen ukiran, serta menonjolkan serat kayu asli. Biasanya untuk desain ruangan konsep Skandinavia/Industrial.
3. Gaya Retro/Jengki
Ciri khasnya di kaki jengki (miring), desain vintage tahun 60-an.Kebanyakan diterapkan untuk interior kafe atau hunian bergaya unik.
4. Kursi Ganesha
Memiliki ukuran besar, ukiran sangat detail, dan kesan sangat megah. Desain ini sama seperti model klasik biasanya diaplikasikan di ruang makan keluarga besar.
Tips Memilih Kursi Makan Jepara yang Asli
Agar tidak salah pilih, perhatikan beberapa hal berikut sebelum membeli:
- Cek Kadar Air Kayu: Pastikan kayu sudah melalui proses pengovenan agar tidak retak di kemudian hari.
- Kehalusan Finishing: Raba permukaan kayu dan sela-sela ukiran. Produk berkualitas tinggi akan terasa halus dan tidak ada bagian yang tajam atau kasar.
- Kualitas Jok: Jika kursi menggunakan busa, pastikan busanya kenyal (tidak gampang kempes) dengan jenis kain yang mudah dibersihkan seperti oscar atau kanvas tebal.
- Simetri: Pastikan keempat kaki kursi menapak dengan rata di lantai dan sandarannya simetris.
Perawatan Agar Tahan Lama
Kursi makan jati Jepara sebenarnya sangat minim perawatan. Cukup bersihkan debu dengan kain lap kering secara rutin. Untuk menjaga kilau warnanya, Anda bisa mengoleskan cairan pembersih furnitur (furniture polish) setiap 6 bulan sekali. Hindari meletakkan kursi tepat di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama agar warna finishing tidak cepat pudar.






Tidak ada komentar